Let Go ( Windhy Puspitadewi )

by - 4:36 AM



    “ kita tak akan mengerti kehilangan jika kita tak pernah merasakannya “
Bagi Caraka, kematian sosok sang ayah merupakan suatu hal yang tak termaafkan. Ia membencinya, karna hanya dengan cara itu ia bisa mengenang sang ayah. Tumbuh sebagai remaja yang lebih mengandalkan otot dibanding otak membuat caraka mendapat masalah sejak awal ia bersekolah.
Sebagai hukuman, ia terpaksa bekerja sama dengan Nadya, Sarah dan Nathan, teman sekelasnya dalam mengurus mading sekolah. Mungkin tak akan menjadi masalah jika ketiga temannya merupakan murid biasa, namun sayangnya mereka bertiga merupakan kombinasi aneh dari sifat manusia. Zombie berlidah tajam, ratu salju, dan si cengeng penakut.
Sikap ikut campur caraka membawanya mengenal ketiga temannya dengan lebih baik dan membuatnya melihat sosok yang selama ini tak terlihat. Nadya, sang ratu salju. Selalu terlihat mandiri, serba bisa, andalan semua orang. Namun yang terlihat caraka hanya seorang gadis yang selalu mencoba untuk mandiri, memaksakan diri untuk mengerjakan semua sendiri. Membuat caraka selalu ingin melindunginya, memastikan ia menjadi lebih manusiawi.
Masalah cinta datang dari si cengeng penakut, sarah. Tak bisa berkata tidak, selalu memandang diri rendah, membuat caraka mau tak mau harus selalu menolongnya. Sayang sikap baik caraka menimbulkan perasaan lebih dari sarah. Dan sayang pula, sikap tak tegaan caraka membuatnya tak bisa menolak sarah.

Namun yang menjadi poin terpenting justru pada hubungan antara caraka dan nathan, zombie berlidah tajam. Selalu ikut campur dalam masalah nathan, membuat caraka menyadari bahwa sikap sinis nathan merupakan cara nathan untuk melindungi semua pihak. Tumor otak yang diidap nathan, membuatnya tak ingin terlalu dekat dengan orang lain. Karna jika kelak ia meninggal, tak ada seorang pun yang menangisinya. Kematian sang ibu membuat nathan menyadari rasa sakit dari kehilangan. Itu sebabnya ia tak ingin ada orang lain yang merasa kesakitan itu.
Caraka, dengan sikap ikut campurnya, memaksa masuk ke kehidupan nathan, menyadarkan nathan bahwa banyak hal yang masih bisa ia perjuangkan untuk hidup. Salah satu adegan favoritku saat caraka menemui nathan setelah nathan memutuskan untuk menjauh “ kenyataan bahwa aku bakal kehilangan kamu adalah hal paling menyakitkan setelah kematian papaku. Tapi, karena menyakitkan, aku jadi sadar kalau kamu udah jadi bagian terpenting dalam hidupku. Kamu jadi sesuatu yang layak diperjuangkan bagiku “.

Sumber: http://id.shvoong.com/books/novel-novella/2181430-let/#ixzz1rdWYadKr


You May Also Like

0 comments